BAB 8 ILMU PENGETAHUAN TEKNOLOGI DAN KEMISKINAN
Pertanyaan:
1. Jelaskan pengertian ilmu pengetahuan, teknologi dan nilai?
Jawab:
Pengertian ilmu Pengetahuan
Ilmu (atau ilmu pengetahuan) adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia . Segi-segi ini dibatasi agar dihasilkan rumusan-rumusan yang pasti. Ilmu memberikan kepastian dengan membatasi lingkup pandangannya, dan kepastian ilmu-ilmu diperoleh dari keterbatasannya.
Ilmu bukan sekedar pengetahuan (knowledge), tetapi merangkum sekumpulan pengetahuan berdasarkan teori-teori yang disepakati dan dapat secara sistematik diuji dengan seperangkat Metode yang diakui dalam bidang ilmu tertentu. Dipandang dari sudut filsafat, ilmu terbentuk karena manusia berusaha berfikir lebih jauh mengenai pengetahuan yang dimilikinya. Ilmu pengetahuan adalah produk dari Epistemologi.
Pengertian Teknologi
Teknologi adalah satu ciri yang mendefinisikan hakikat manusia yaitu bagian dari sejarahnya meliputi keseluruhan sejarah. Teknologi, menurut Djoyohadikusumo (1994, 222) berkaitan erat dengan sains (science) dan perekayasaan (engineering). Dengan kata lain, teknologi mengandung dua dimensi, yaitu science dan engineering yang saling berkaitan satu sama lainnya. Sains mengacu pada pemahaman kita tentang dunia nyata sekitar kita, artinya mengenai ciri-ciri dasar pada dimensi ruang, tentang materi dan energi dalam interaksinya satu terhadap lainnya.
Pengertian Nilai
Nilai adalah sesuatu yang berharga, bermutu, menunjukkan kualitas, dan berguna
bagi manusia. Sesuatu itu bernilai berarti sesuatu itu berharga atau berguna
bagi kehidupan manusia.
Jika yang dimksud Nilai sosial, adalah nilai yang dianut oleh suatu masyarakat, mengenai apa yang dianggap baik dan apa yang dianggap buruk oleh masyarakat. Sebagai contoh, orang menanggap menolong memiliki nilai baik, sedangkan mencuri bernilai buruk. Woods mendefinisikan nilai sosial sebagai petunjuk umum yang telah berlangsung lama, yang mengarahkan tingkah laku dan kepuasan dalam kehidupan sehari-hari
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Ilmu
STUDY KASUS:
Bijak terhadap Perkembangan Teknologi
ANDUNG, KOMPAS.com - Perkembangan teknologi informasi, dengan media sosial sebagai salah satu produk yang mendorong keterbukaan informasi dan kebebasan berpendapat, telah membawa pengaruh besar bagi dinamika kehidupan masyarakat masa kini. Akan tetapi, perkembangan ini juga diikuti dengan dampak negatif yang perlu menjadi perhatian dan mendorong perlunya regulasi yang dapat mengontrol para pengguna. Hal itu terungkap dalam konferensi internasional yang digelar Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjajaran bertema "Media Baru dan Peradaban Manusia", di Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, 28 September 2011.
Prof Jan van Dijk, dari Universitas Twente, Belanda, dalam makalah berjudul "Network Properties and Democracy", mengatakan, sekalipun dapat mempromosikan demokrasi, tetapi internet bukanlah sebuah hal yang demokratis.
"Tergantung pada penggunanya," kata Jan van Dijk.
Profesor dari Universitas Malaya, Hasmah binti Zanuddin mengungkapkan, berdasarkan penelitian yang pernah dilakukan, penggunaan internet memberikan dampak negatof bagi remaja dan kaum miskin. Dampak itu, katanya, berupa perilaku seksual dan kehamilan di usia remaja. Menurutnya itu terjadi akibat kebebasan anak di bawah umur, untuk mencari apa pun hanya dengan duduk di rumahnya dan mengakses informasi melalui internet, termasuk informasi eksplisit mengenai pornografi.
Konferensi internasional ini juga diisi dengan plenary session dengan mempresentasikan 44 makalah dengan pembicara dari 25 universitas dari dalam dan luar negeri, diantaranya Twente University (Belanda), University of Florida (Amerika), University of Malaya (Malaysia), Universitas Padjadjaran (Bandung), MARA University of Technology (Malaysia), Universitas Kristen Satya Wacana (Salatiga), Universitas Pancasila (Jakarta), Uversitas Persada Indonesia-YAI (Jakarta), Universitas Islam Bandung, Universitas Al-Azhar (Jakarta), Kyambogo University (Uganda), Banglore University (India), Universitas Baturaja (Sumatera Selatan), University Sains (Malaysia), Universitas Budi Luhur (Jakarta), London Public School of PR (Jakarta), Dhirubhai Ambani Institute of Information and Communication Technology (India), Universitas Pembangunan Jaya (Jakarta), EFL University (India), Universitas Hasanudin (Makasar), Universitas Indonesia (Depok), Universitas Mulawarman (Samarinda), Politeknik Telkom (Bandung), Universitas Paramadina (Jakarta), Sekolah Tinggi Seni Indonesia (Bandung).
OPINI:
Perkembangan teknologi belakangan ini sangat melesat dan maju. Sudah banyak ahli-ahli yang menemukan hal-hal baru di dunia teknologi. Tapi bagi masyarakat pedesaan teknologi sangat awam dan belum tersentuh oleh masyarakat. Teknologi sangat dibutuhkan. Bagi masyarakat perkotaan ataupun pedesaan. Mungkin di masyarakat perkotaan teknologi sangatlah lazim. Tapi bagi masyarakat pedesaan, malah sebaliknya. Menurut pendapat saya, penyuluhan tentang teknologi untuk kalangan masyarakat pedesaan sangatlh penting. Agar kita masyarakat perkotaan dan pedesaan sama-sama maju dan dapat menghadapi era globalisasi.

0 komentar:
Posting Komentar