UG Thunder

Pengikut

Mengenai Saya

Total Tayangan Halaman

BAB VIIII Prasangka Diskriminasi dan Etnosentrisme

BAB 9 PRASANGKA DISKRIMINASI DAN ETNOSENTRISME


Pertanyaan :

1.     Golongan-golongan yang berbeda dan integrasisosial?
Jawab:

masyarakat indonesia adalah masyarakat yang majemuk, masyarakat majemuk itu di persatukan oleh sistem nasional negara indonesia. aspek" kemasyarakatann yang mempersatukannya antara lain :

1. Suku bangsa dan kebudayaannya
2. Agama.
3. Bahasa,
4. Nasion Indonesia

Integrasi

masalah besar yang di hadapi indonesia adalah sulitnya i
ntegrasi antara 1 dengan yang lainnya. masyarakat" yang  ada di indonesia mereka tetap hidup berdampingan pada kemajemukannya,
berikut adalah beberapa variabel yang dapat menghambat integrasi :

1. Klaim/Tuntutan penguasaan atas wilayah-wilayah yang di anggap sebagai miliknya

2. Isu asli tidak asli berkaitan dengan perbedaan kehidupan ekonomi antar warga negara indonesia asli dengan keturunan lain

3. agama, sentimen agama dapat di gerakkan untuk mempertajam kesukuan.

4. prasangka yang merupakan sikap permusuhan terhadap seseorang golongan tertentuk.




STUDY KASUS:
 Integrasi Ekonomi ASEAN Lemah

Jakarta, Kompas - Perekonomian ASEAN harus lebih terintegrasi agar bisa menjadi perekat dan motor penggerak perekonomian di Asia, termasuk dengan China dan Jepang. Sayangnya, ASEAN belum dapat menjadi penggerak di Asia karena tiap-tiap anggota memiliki kepentingan yang berbeda-beda.

Integrasi tersebut diperlukan untuk membuat arsitektur ekonomi kawasan menjadi lebih kuat dan tercapai pertumbuhan kuat di Asia. Perdagangan ASEAN justru terjalin lebih kuat dengan negara di luar ASEAN, seperti China, Jepang, dan Korea. Demikian pula dengan investasi.

”ASEAN plus 3 (China, Jepang, dan Korea Selatan) harus dimanfaatkan sebagai penggerak. China menjadi bagian yang penting,” ujar Djisman Simandjuntak, Direktur Eksekutif Sekolah Bisnis Prasetiya Mulya, pada seminar 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia-China di Jakarta, Senin (20/9).

Sangat bermanfaat

Menurut Djisman, masih ada masalah lain yang dihadapi dalam membentuk arsitektur ekonomi regional. China lebih senang formasi ASEAN plus 3, sedangkan Jepang lebih senang formasi ASEAN plus 6 bersama dengan India, Selandia Baru, dan Australia. Sementara ASEAN terjepit di tengah-tengah.

Cai Jinbiao, Wakil Presiden Chinese People’s Institute of Foreign Affairs (CPIFA) dan mantan Duta Besar China untuk Fiji, menyatakan bahwa integrasi yang kuat di kawasan menguntungkan dalam banyak hal.

”Negara tidak dapat lagi berkembang jika tertutup. Kerja sama dengan negara lain jelas akan memperluas pasar, mencegah krisis, dan bermanfaat pula untuk kerja sama politik dan keamanan. Sayangnya, integrasi Asia masih jauh tertinggal,” ujarnya.

Padahal, mekanisme kerja sama sudah beragam, seperti ASEAN dan APEC. (joe)


OPINI :
Dilihat dari masyarakatnya, Indonesia adalah termasuk negara yang majemuk. Karena kita memiliki beragam bahasa, budaya, dan agam. Tapi kita masih dapat hidup berdampingan satu sama lain. Ini semua dikarenakan solidaritas bangsa Indonesia yang sangat kuat. Tetapi yang saya lihar dari studi kasus diatas, integrasi antara masyarakat negara-negara ASEAN sangatlah lemah atau kurang. ”Negara tidak dapat lagi berkembang jika tertutup. Kerja sama dengan negara lain jelas akan memperluas pasar, mencegah krisis, dan bermanfaat pula untuk kerja sama politik dan keamanan. Sayangnya, integrasi Asia masih jauh tertinggal”. Pernyataan ini menurut saya sangatlah tepat. Jadi kita sebagai anggota dari ASEAN harus memperbaiki kekurangan ini.

BAB VIII Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Kemiskinan

BAB 8 ILMU PENGETAHUAN TEKNOLOGI DAN KEMISKINAN


Pertanyaan:
1.     Jelaskan pengertian ilmu pengetahuan, teknologi dan nilai?

Jawab:

Pengertian ilmu Pengetahuan

Ilmu (atau ilmu pengetahuan) adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia . Segi-segi ini dibatasi agar dihasilkan rumusan-rumusan yang pasti. Ilmu memberikan kepastian dengan membatasi lingkup pandangannya, dan kepastian ilmu-ilmu diperoleh dari keterbatasannya.
Ilmu bukan sekedar pengetahuan (knowledge), tetapi merangkum sekumpulan pengetahuan berdasarkan teori-teori yang disepakati dan dapat secara sistematik diuji dengan seperangkat Metode yang diakui dalam bidang ilmu tertentu. Dipandang dari sudut filsafat, ilmu terbentuk karena manusia berusaha berfikir lebih jauh mengenai pengetahuan yang dimilikinya. Ilmu pengetahuan adalah produk dari Epistemologi.

Pengertian Teknologi

Teknologi adalah satu ciri yang mendefinisikan hakikat manusia yaitu bagian dari sejarahnya meliputi keseluruhan sejarah. Teknologi, menurut Djoyohadikusumo (1994, 222) berkaitan erat dengan sains (science) dan perekayasaan (engineering). Dengan kata lain, teknologi mengandung dua dimensi, yaitu science dan engineering yang saling berkaitan satu sama lainnya. Sains mengacu pada pemahaman kita tentang dunia nyata sekitar kita, artinya mengenai ciri-ciri dasar pada dimensi ruang, tentang materi dan energi dalam interaksinya satu terhadap lainnya.

Pengertian Nilai
Nilai adalah sesuatu yang berharga, bermutu, menunjukkan kualitas, dan berguna
bagi manusia. Sesuatu itu bernilai berarti sesuatu itu berharga atau berguna
bagi kehidupan manusia.

Jika yang dimksud Nilai sosial, adalah nilai yang dianut oleh suatu masyarakat, mengenai apa yang dianggap baik dan apa yang dianggap buruk oleh masyarakat. Sebagai contoh, orang menanggap menolong memiliki nilai baik, sedangkan mencuri bernilai buruk. Woods mendefinisikan nilai sosial sebagai petunjuk umum yang telah berlangsung lama, yang mengarahkan tingkah laku dan kepuasan dalam kehidupan sehari-hari

STUDY KASUS:
Bijak terhadap Perkembangan Teknologi

ANDUNG, KOMPAS.com - Perkembangan teknologi informasi, dengan media sosial sebagai salah satu produk yang mendorong keterbukaan informasi dan kebebasan berpendapat, telah membawa pengaruh besar bagi dinamika kehidupan masyarakat masa kini. Akan tetapi, perkembangan ini juga diikuti dengan dampak negatif yang perlu menjadi perhatian dan mendorong perlunya regulasi yang dapat mengontrol para pengguna. Hal itu terungkap dalam konferensi internasional yang digelar Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjajaran bertema "Media Baru dan Peradaban Manusia", di Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, 28 September 2011.

Prof Jan van Dijk, dari Universitas Twente, Belanda, dalam makalah berjudul "Network Properties and Democracy", mengatakan, sekalipun dapat mempromosikan demokrasi, tetapi internet bukanlah sebuah hal yang demokratis.

"Tergantung pada penggunanya," kata Jan van Dijk.

Profesor dari Universitas Malaya, Hasmah binti Zanuddin mengungkapkan, berdasarkan penelitian yang pernah dilakukan, penggunaan internet memberikan dampak negatof bagi remaja dan kaum miskin. Dampak itu, katanya,  berupa perilaku seksual dan kehamilan di usia remaja. Menurutnya itu terjadi akibat kebebasan anak di bawah umur, untuk mencari apa pun hanya dengan duduk di rumahnya dan mengakses informasi melalui internet, termasuk informasi eksplisit mengenai pornografi.

Konferensi internasional ini juga diisi dengan plenary session dengan mempresentasikan 44 makalah dengan pembicara dari 25 universitas dari dalam dan luar negeri, diantaranya Twente University (Belanda), University of Florida (Amerika), University of Malaya (Malaysia), Universitas Padjadjaran (Bandung), MARA University of Technology (Malaysia), Universitas Kristen Satya Wacana (Salatiga), Universitas Pancasila (Jakarta), Uversitas Persada Indonesia-YAI (Jakarta), Universitas Islam Bandung, Universitas Al-Azhar (Jakarta), Kyambogo University (Uganda), Banglore University (India), Universitas Baturaja (Sumatera Selatan), University Sains (Malaysia), Universitas Budi Luhur (Jakarta), London Public School of PR (Jakarta), Dhirubhai Ambani Institute of Information and Communication Technology (India), Universitas Pembangunan Jaya (Jakarta), EFL University (India), Universitas Hasanudin (Makasar), Universitas Indonesia (Depok), Universitas Mulawarman (Samarinda), Politeknik Telkom (Bandung), Universitas Paramadina (Jakarta), Sekolah Tinggi Seni Indonesia (Bandung).

OPINI:
Perkembangan teknologi belakangan ini sangat melesat dan maju. Sudah banyak ahli-ahli yang menemukan hal-hal baru di dunia teknologi. Tapi bagi masyarakat pedesaan teknologi sangat awam dan belum tersentuh oleh masyarakat. Teknologi sangat dibutuhkan. Bagi masyarakat perkotaan ataupun pedesaan. Mungkin di masyarakat perkotaan teknologi sangatlah lazim. Tapi bagi masyarakat pedesaan, malah sebaliknya. Menurut pendapat saya, penyuluhan tentang teknologi untuk kalangan masyarakat pedesaan sangatlh penting. Agar kita masyarakat perkotaan dan pedesaan sama-sama maju dan dapat menghadapi era globalisasi.

ISD BAB VII MASYARAKAT PERKOTAAN DAN PEDESAAN

BAB 7 MASYARAKAT PERKOTAAN DAN PEDESAAN
Pertanyaan:
1.     Sebutkan 5 unsur lingkungan perkotaan?

Jawab:
  • Unsur lingkungan perkotaan
Perkembangan kota merupakan manifestasi dari pola-pola kehidupan sosial, ekonomi, kebudayaan dan politik. Kesemuanya akan tercermin dalam komponen-komponen yang membentuk stuktur kota tersebut. Secara umum dapat dikenal bahwa suatu lingkungan perkotaan setidaknya mengandung 5 unsur yang meliputi :
  1. Wisma : unsur ini merupakan bagian ruang kota yang dipergunakan untuk tempat berlindung terhadap alam sekelilingnya, serta untuk melangsungkan kegiatan-kegiatan sosial dalam keluarga. Unsure wisma ini menghadapkan
    • dapat mengembangkan daerah perumahan penduduk yang sesuai dengan pertambahan kebutuhan penduduk untu masa mendatang
    • memperbaiki keadaan lingkungan perumahan yang telah ada agar dapat mencapai standar mutu kehidpan yang layak, dan memberikan nilai-nilai lingkungan yang aman dan menyenangkan
  2. Karya : unsure ini merupakan syarat yang utama bagi eksistensi suatu kota, karena unsure ini merupakan jaminan bagi kehidupan bermasyarakat.
  3. Marga : unsure ini merupakan ruang perkotaan yang berfungsi untuk menyelenggarakan hubungan antara suatu tempat dengan tempat lainnya didalam kota, serta hubungan antara kota itu dengan kota lain atau daerah lainnya.
  4. Suka : unsure ini merupakan bagian dari ruang perkotaan untuk memenuhi kebutuhan penduduk akan fasilitas hiburan, rekreasi, pertamanan, kebudayaan dan kesenian
  5. Penyempurna : unsure ini merupakan bagian yang penting bagi suatu kota, tetapi belum secara tepat tercakup ke dalam keempat unsur termasuk fasilitas pendidikan dan kesehatan, fasiltias keagamaan, perkuburan kota dan jaringan utilitas kota.
2.     Sebutkan fungsi external kota?
Fungsi external kota
Fungsi eksternal kota:
·         Pusat kegiatan politik dan administrasi pemerintahan wilayah tertentu
·         Pusat dan orientasi kehidupan social budaya suatu wilayah lebih luas
·         Pusat dan wadah kegiatan ekonomi ekspor :
1.      Produksi barang dan jasa
2.   Terminal dan distribusi barang dan jasa.
·           Simpul komunikasi regional/global
·           Satuan fisik-infrastruktural yang terkail dengan arus regional/global.


Sumber:                                              

STUDY KASUS:
Jakarta, Bandung, Surabaya Sudah Tak Nyaman Huni
JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) Suharso Monoarfa menilai, kota Jakarta, Bandung, dan Surabaya saat ini tidak nyaman dihuni. Ketiga kota ini memiliki tingkat kepadatan penduduk sangat tinggi, serta tata ruang kota dan sarana transportasi yang buruk.


Diperkirakan di kawasan Asia akan terjadi ledakan penduduk di perkotaan sekitar 62 persen, dengan pertambahan penduduk di kota besar naik sekitar 55 persen.
-- Suharso Monoarfa


"Setiap kota di Indonesia harusnya mengantisipasi batas ambang (carrying capacity) penduduk yang ada agar lebih nyaman dihuni oleh masyarakat. Beberapa kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya sudah terlalu padat," kata Suharso dalam sambutannya pada seminar nasional Habitat 2011 "Pengembangan Perumahan dan Kawasan Permukiman yang Responsif Terhadap Perubahan Iklim" di Jakarta, Rabu (5/10/2011).

Suharso mengatakan, kepadatan kota serta kekhawatiran terjadinya ledakan penduduk di kota-kota besar merupakan masalah yang akan selalu dihadapi setiap kota didunia. Untuk mengantisipasi hal ini, diperlukan suatu satuan kawasan wilayah (SKW) dengan perencanaan matang, agar bisa digunakan untuk mencegah semrawutnya penataan sebuah kota di masa mendatang.

"Diperkirakan di kawasan Asia akan terjadi ledakan penduduk di perkotaan sekitar 62 persen, dengan pertambahan penduduk di kota besar naik sekitar 55 persen. Apabila kota-kota di Indonesia tidak melakukan antisipasi sejak dini, maka yang terjadi kota-kota besar akan semakin padat lagi,” ujarnya.

Salah satu kunci untuk mengatasi hal tersebut, lanjut Suharso, setiap penguasa atau kepala daerah harus memiliki pengetahuan cukup mengenai tata ruang serta teknologi, agar masyarakat bisa menikmati hasil pembangunan yang ada. Jangan sampai penguasa kota dan para pemangku kepentingan, khususnya di sektor perumahan dan kawasan permukiman, mementingkan kepentingannya sendiri dengan melakukan kompromi dalam setiap perijinan pembangunan.

"Jika hal ini diselesaikan segera, maka saya yakin 10 tahun mendatang isu mengenai kepadatan dan kesemrawutan kota di Indonesia tidak akan terulang lagi," katanya.

OPINI:
Perkotaan jaman sekarang ini sudah tidak lagi nyaman dihuni. Banyak kendaraan-kendaraan besar yang lalu lalang dan mengeluarkan polusi yang sangat buruk untuk tubuh manusia. Masalah utama dari kota itu sendiri adalah kepadatan penduduknya. Banyak orang-orang yang berasal dari desa yang mengira bahwa dikota banyak lapangan pekerjaan, tapi itu semua hanya isu belaka. Mereka yang kurang beruntung akhirnya hanya mengnggur atau menjadi pekerja kasar saja seperti pengemis dan pengamen yang hanya menambah kepadataan kota.